Workshop Phlebotomy 2026: Mempersiapkan Phlebotomis Cerdas untuk Masa Depan Diagnostik

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan berdaya saing melalui Workshop Phlebotomy 2026. Mengusung tema “Smart Phlebotomists for the Future of Diagnostic Excellence”, kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di Riyadi Palace Hotel Surakarta, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi dengan DPC PATELKI Kota Surakarta, serta mendapat dukungan penuh dari PT. Macro Inti Guna (MACROIG) sebagai sponsor. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara institusi pendidikan, organisasi profesi, dan dunia industri dalam meningkatkan mutu serta profesionalisme calon tenaga Analis Teknologi Laboratorium Medik (ATLM).

Workshop ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi D3 Analis Kesehatan semester 5, D4 Analis Kesehatan semester 7 Reguler, serta D4 Analis Kesehatan RPL. Antusiasme peserta tampak sejak pagi hari, mencerminkan tingginya kesadaran mahasiswa akan pentingnya keterampilan phlebotomy sebagai kompetensi dasar dan krusial dalam pelayanan diagnostik laboratorium.

Materi pertama disampaikan oleh dr. RM. Narindro Karsanto, M.M., dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi, dengan topik “Anatomi Pembuluh Darah dan Jantung”. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman anatomi sebagai fondasi utama dalam tindakan pengambilan darah yang aman, tepat, dan minim risiko bagi pasien. Penyampaian materi yang interaktif membuat peserta lebih mudah mengaitkan teori dengan praktik di lapangan.

Selanjutnya, materi kedua dibawakan oleh Cahyani Eka Tiastuti, S.Tr.Kes. dari RS PKU Muhammadiyah Surakarta dengan judul “Troubleshooting & Faktor-Faktor Penyulit Phlebotomy”. Sesi ini mengulas berbagai kendala nyata yang sering ditemui dalam praktik phlebotomy, mulai dari kondisi vena yang sulit hingga faktor pasien dan teknis pengambilan sampel. Melalui pengalaman klinis dan studi kasus, peserta diajak untuk berpikir kritis dan menemukan solusi yang tepat.


Materi ketiga disampaikan oleh Damar Sulistyantoko, S.Tr.Kes. dari RSUD Dr. Moewardi Surakarta dengan topik “Komunikasi Terapeutik dalam Phlebotomy & Kode Etik Profesi ATLM”. Materi ini menegaskan bahwa keterampilan teknis harus berjalan seiring dengan kemampuan komunikasi, empati, serta pemahaman kode etik profesi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh moderator dr. Lucia Sincu Gunawan, M.Kes., dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi, yang berhasil menjaga jalannya acara tetap tertib, interaktif, dan penuh makna. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif, mencerminkan keterlibatan peserta yang tinggi terhadap materi yang disampaikan.

Melalui Workshop Phlebotomy 2026 ini, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi bersama DPC PATELKI Kota Surakarta berharap dapat membekali mahasiswa dengan kompetensi teknis, etika profesional, serta sikap humanis yang kuat. Dukungan dari PT. Macro Inti Guna (MACROIG) turut memperkuat terselenggaranya kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam mencetak phlebotomis yang cerdas, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.