Seminar dan Workshop Patologi Anatomi: Pemeriksaan Imunohistokimia pada Kanker Payudara di Universitas Setia Budi Surakarta
Surakarta, 11 Oktober 2025, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi Surakarta sukses menyelenggarakan Seminar dan Workshop Patologi Anatomi dengan tema "Pemeriksaan Imunohistokimia pada Kanker Payudara". Kegiatan ini bertempat di Gedung A.1.3 untuk sesi seminar dan Laboratorium 12 Patologi Anatomi untuk sesi workshop. Acara ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari mahasiswa D3 dan D4 Analis Kesehatan, serta dosen dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi, yang antusias memperdalam pemahaman mereka mengenai teknik diagnostik kanker payudara.
Acara dimulai dengan sesi seminar yang disampaikan oleh dr. Brian Wasita, Ph.D., Sp.PA(K), Kepala Laboratorium Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran UNS. Dalam seminar tersebut, dr. Brian memaparkan topik mengenai pentingnya pemeriksaan imunohistokimia dalam diagnosis kanker payudara. Beliau menjelaskan bagaimana teknik imunohistokimia dapat membantu dalam mengidentifikasi biomarker spesifik yang terdapat pada sel kanker, serta bagaimana proses ini meningkatkan akurasi diagnosis dan menentukan jenis terapi yang tepat bagi pasien. Selain itu, dr. Brian juga menekankan kemajuan teknologi dalam bidang patologi anatomi yang memungkinkan diagnosis kanker dilakukan lebih cepat dan tepat.


Setelah seminar, acara dilanjutkan dengan workshop yang dipandu oleh Yuma Patarihan, A.Md.AK, Staf Laboratorium Patologi Anatomi RSUD Moewardi Surakarta. Workshop ini bertempat di Laboratorium 12 Patologi Anatomi Universitas Setia Budi Surakarta dan memberi kesempatan kepada peserta untuk terlibat langsung dalam proses pemeriksaan imunohistokimia pada sampel jaringan kanker payudara.
Pak Yuma memberikan penjelasan teknis tentang langkah-langkah dalam persiapan sampel jaringan, penggunaan antibodi primer dan sekunder, serta cara membaca hasil pewarnaan imunohistokimia. Para peserta dibimbing untuk melakukan prosedur tersebut dengan cermat dan teliti, serta diberikan kesempatan untuk mengamati preparat mikroskopis untuk memahami bagaimana teknik ini diterapkan dalam praktek sehari-hari. Workshop ini sangat berguna bagi peserta, terutama mahasiswa D3 dan D4 Analis Kesehatan, untuk memperoleh keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam dunia kerja mereka.


Seminar dan workshop ini diadakan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemeriksaan dini kanker payudara dan teknik-teknik diagnostik yang dapat mempercepat penanganan. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong kolaborasi antara akademisi dan praktisi medis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya dalam bidang patologi anatomi.
Pada penutupan acara, dr. Brian mengungkapkan harapannya agar ilmu yang telah dibagikan dalam seminar dapat bermanfaat bagi para peserta, baik dalam studi maupun praktik profesional mereka. “Semoga seminar dan workshop ini dapat memperkuat kemampuan kita dalam mendeteksi dan menangani kanker payudara dengan lebih baik,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari peserta yang merasa mendapatkan pengetahuan baru yang sangat aplikatif dalam bidang medis. Para peserta berharap akan ada lebih banyak kegiatan serupa yang dapat memperkaya pemahaman mereka tentang patologi anatomi dan teknik diagnostik terkini.
Universitas Setia Budi Surakarta berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam dunia kesehatan, serta memberikan wadah bagi para mahasiswa dan profesional medis untuk mengembangkan diri di bidang tersebut.


