Pakar Penyakit Tropis UGM Paparkan Terobosan Diagnostik TBC

Surakarta — Peringatan Dies Natalis ke-28 Universitas Setia Budi (USB) Surakarta berlangsung istimewa melalui penyelenggaraan Kuliah Pakar Ilmu Penyakit Tropis bertema “Inovasi Diagnostik dan Teknologi Laboratorium dalam Penanganan Tuberkulosis” pada Selasa, 18 November 2025, di Balai Kota Surakarta. Acara ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperdalam wawasan terkait perkembangan terbaru dalam penanggulangan tuberkulosis (TBC), salah satu ancaman kesehatan masyarakat yang masih tinggi di Indonesia.


Kegiatan akademik ini menghadirkan narasumber utama Prof. Yanri Wijayanti Subronto, M.D., Ph.D., internist–infectiologist, yang merupakan Guru Besar dalam Bidang Ilmu Penyakit Tropik dan Infeksi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM). Dalam pemaparannya, Prof. Yanri mengulas berbagai terobosan diagnostik TBC, mulai dari metode uji molekuler cepat, pengembangan teknologi laboratorium otomatis, hingga pemanfaatan platform digital dalam memonitor kasus secara real-time.

Acara ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan USB, yaitu D3 Analis Kesehatan Semester 5, D4 Analis Kesehatan Semester 5 dan 7, serta peserta dari program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Para mahasiswa tampak antusias mengikuti sesi demi sesi, terutama ketika Prof. Yanri menjelaskan penerapan teknologi diagnostik mutakhir yang kini menjadi standar dalam penegakan diagnosis TBC di berbagai fasilitas kesehatan.


Dalam paparannya, Prof. Yanri menekankan bahwa keberhasilan penanganan TBC sangat bergantung pada ketepatan diagnosis. Kemampuan laboratorium dalam mengidentifikasi kasus secara cepat dan akurat berperan besar dalam menentukan efektivitas terapi serta mengurangi risiko penularan. Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas laboratorium kesehatan dan kompetensi analis kesehatan sebagai garda terdepan dalam pemeriksaan TBC.

Penyelenggaraan Kuliah Pakar ini memberikan nilai tambah bagi para mahasiswa, terutama karena materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga mencakup implementasi nyata dan perkembangan teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui kegiatan ini, USB menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak tenaga kesehatan yang kompeten serta adaptif terhadap kemajuan ilmu pengetahuan.

Momentum Dies Natalis ke-28 Universitas Setia Budi semakin bermakna dengan terselenggaranya kegiatan ilmiah ini. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, USB terus berupaya berperan aktif dalam mendukung pengendalian penyakit menular dan meningkatkan kesehatan masyarakat.