Mahasiswa D4 Analis Kesehatan Dalami Pemantapan Mutu Eksternal Laboratorium Medik di Balai Labkesda Jateng
Semarang – Sebanyak 34 mahasiswa Program Studi D4 Analis Kesehatan melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dengan tema “Pemantapan Mutu Eksternal Laboratorium Medik” di Balai Laboratorium Kesehatan dan PAK Jawa Tengah pada hari Jumat, 29 Agustus 2025.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari program akademik yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman praktis mahasiswa mengenai sistem manajemen mutu laboratorium, khususnya dalam aspek pemantapan mutu eksternal. Mahasiswa diberikan kesempatan langsung untuk melihat proses dan mekanisme pengelolaan mutu di laboratorium medik yang telah menerapkan standar mutu tinggi.


Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mendapatkan pemaparan materi dari para praktisi dan pengelola laboratorium, serta melakukan observasi langsung terhadap proses kerja di laboratorium. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan analitis mahasiswa dalam menghadapi berbagai permasalahan di lingkungan laboratorium kesehatan secara profesional.
Ketua Program Studi D4 Analis Kesehatan USB, Reny Pratiwi, M.Si., Ph.D., menekankan pentingnya pengalaman lapangan bagi calon tenaga analis kesehatan. “Pengelolaan mutu laboratorium, termasuk pelaksanaan PME, adalah pondasi dalam menjamin hasil pemeriksaan yang akurat, andal, dan sesuai standar internasional. Kegiatan ini bukan hanya pelengkap akademik, tapi menjadi bekal penting bagi mahasiswa saat memasuki dunia kerja,” jelasnya. Selain menambah wawasan teknis, mahasiswa juga diajak untuk melihat bagaimana laboratorium menerapkan Standar Akreditasi berdasarkan KMK No. 2011 Tahun 2022, yang mewajibkan pelaksanaan PME secara berkala.


KKL ini juga bertujuan untuk menyiapkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap terjun ke dunia kerja dengan pemahaman yang baik tentang standar mutu dan prosedur operasional laboratorium. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menjembatani antara teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan. Harapannya, mahasiswa dapat lebih siap dan percaya diri saat terjun ke dunia kerja nanti,” ujar salah satu dosen pembimbing yang turut mendampingi kegiatan.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam menjalin hubungan kerja sama antara institusi pendidikan dengan Balai Laboratorium Kesehatan. Kerja sama ini diharapkan dapat berkembang dalam bentuk program pendidikan lanjutan, penelitian bersama, hingga pengabdian masyarakat yang bermanfaat luas.
Dengan berakhirnya kegiatan KKL ini, para mahasiswa diharapkan membawa pulang pengalaman berharga yang akan memperkaya kompetensi mereka sebagai calon analis kesehatan profesional.


