Aksi Sehat di CFD Desa Dibal, Boyolali: Mahasiswa KKN USB Ajak Warga Peduli Kesehatan

Minggu, 13 Juli 2025 Pagi yang cerah di Desa Dibal, Boyolali, menjadi lebih semarak dari biasanya! Dalam rangka kegiatan Car Free Day (CFD), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Setia Budi, hadir dengan misi mulia: mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis.

Tak hanya dari satu fakultas, kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi apik antar fakultas di lingkungan Universitas Setia Budi. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kepedulian civitas akademika terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam hal pencegahan penyakit tidak menular (PTM). Sebuah ruang publik yang ideal untuk menyapa warga dari berbagai kalangan, dari anak-anak hingga lansia.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan pribadi melalui kebiasaan cek kesehatan secara rutin. Deteksi dini menjadi kunci utama untuk mencegah dan mengendalikan penyakit sebelum berkembang lebih parah.


Warga yang hadir diajak untuk mengikuti pemeriksaan laboratorium sederhana, seperti:

  • Cek Gula Darah: Untuk mendeteksi potensi diabetes atau gangguan kadar gula
  • Cek Asam Urat: Untuk mengetahui risiko penyakit persendian seperti gout
  • Cek Kolesterol: Untuk mengantisipasi gangguan jantung dan pembuluh darah
  • Pengukuran Tekanan Darah: Sebagai indikator awal dari risiko hipertensi

Semua pemeriksaan dilakukan oleh tim mahasiswa dengan pendampingan dosen dan tenaga kesehatan yang kompeten. Tak hanya melakukan pemeriksaan, para mahasiswa juga memberikan edukasi kesehatan singkat secara interaktif agar warga lebih memahami hasil dan pentingnya menjaga pola hidup sehat.

Dengan mengikuti pemeriksaan ini, masyarakat mendapatkan akses deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit tidak menular secara gratis. Mereka juga diajak untuk:

  • Meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan seimbang.
  • Rutin berolahraga.
  • Mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak.
  • Serta menghindari kebiasaan merokok dan stres berlebih.

Senang sekali bisa ikut cek kesehatan gratis ini. Ternyata kolesterol saya agak tinggi, jadi saya mulai akan mengurangi gorengan,” ujar salah satu warga yang mengikuti kegiatan dengan antusias. Kegiatan ini menjadi langkah kecil namun sangat berarti dalam menanamkan pola hidup sehat di tengah masyarakat. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak desa, agar semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Kesehatan dimulai dari kesadaran. Yuk, jaga kesehatan bersama untuk masa depan yang lebih cerah dan bugar! ??